harusnya~

Kenapa “harusnya” datang sebelum penyesalan? Karena “harusnya” tak pernah kemudian dilakukan.” -@landakgaul 

itu.. gara-gara itu aku kepaksa bohong.eh sial banget.gara-gara itu aku jadi mikir cek mikire. Harusnya gini harusnya gitu harusnya si ini harusnya si itu, semua-semua pakek “harusnya” jadine ya gak selesai selesai apa-apanya. makanya harusnya apa-apa itu harus pikir dulu biar gak ada kata “harusnya”.

 

hhhh harusnya ya :s

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s